SUMBAR | Kelompok Jamaah Jami'yyatul Islamiah yang dipimpin Ustadz Ali Darmali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak paham radikal serta terus memperkuat sikap saling menghormati, menjaga perdamaian, dan memelihara kerukunan antarumat beragama. Ajakan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkokoh persatuan dan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
Menurut Ustadz Ali Darmali selaku Ketua Kelompok Jamaah Jami'yyatul Islamiah, manusia diciptakan oleh Allah SWT sebagai makhluk sosial yang hidup berdampingan. Oleh karena itu, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk saling menghargai, saling menyayangi, dan membangun hubungan yang baik tanpa membedakan latar belakang.
Ia menegaskan bahwa mempererat hubungan antarumat beragama merupakan bagian penting dalam menjaga keharmonisan sosial. Sikap saling menghormati diyakini menjadi fondasi kuat untuk mencegah munculnya perpecahan maupun konflik di tengah masyarakat.
"Konsep saling memaafkan itu seharusnya tidak terbatas hanya dalam keluarga atau sesama teman, tetapi harus meluas ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk antarumat beragama," ujar Ustadz Ali Darmali.
Menurutnya, Provinsi Sumatera Barat yang memiliki keberagaman sosial dan budaya harus terus memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan maupun pengaruh paham-paham yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Ustadz Ali Darmali juga mengingatkan pentingnya peran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi seluruh elemen dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Selain memperkuat nilai toleransi, ia mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan, serta selalu mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.
"Kami berharap Sumatera Barat tetap menjadi daerah yang damai, sejuk, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Menjaga perdamaian adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kedepankan toleransi, saling pengertian, saling menghormati, serta memperkuat kerja sama demi terciptanya kehidupan yang rukun dan harmonis," tutup Ustadz Ali Darmali.
TIM

0 Komentar