AAL Gelar Workshop Hukum Peradilan Militer untuk Perkuat Profesionalisme dan Disiplin Personel

Surabaya, 22 April 2026 | Dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum serta memperkuat profesionalisme prajurit dan tenaga pendidik, Akademi Angkatan Laut (AAL) menggelar Workshop Hukum Peradilan Militer  yang dibuka oleh Kepala Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kadepiptek) AAL Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, S.T., M.Han., dengan pemateri Kadiskum Koarmada II Letkol Laut (H/W) Sulastri, S.H., M.Tr. Opsla., bertempat di Gedung Galasa Depiptek AAL, Bumimoro Surabaya, Rabu (22/4).

Kegiatan yang bertema “Memahami Hukum Militer untuk Menghindari Pelanggaran” diikuti oleh dosen dan anggota di lingkungan AAL. Workshop tersebut menjadi forum strategis untuk memperdalam pemahaman terhadap sistem peradilan militer, norma hukum yang berlaku, serta konsekuensi dari setiap pelanggaran disiplin maupun pidana militer. Melalui pendekatan edukatif, dialogis, dan berbasis studi kasus, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai hukum dalam setiap pelaksanaan tugas kedinasan.

Maksud dilaksanakan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta mengenai hukum peradilan militer sebagai landasan dalam bersikap, bertindak, dan mengambil keputusan guna mencegah pelanggaran hukum di lingkungan kedinasan. Sedangkan tujuannya adalah peningkatan literasi hukum militer bagi dosen dan anggota agar memahami aturan, prosedur, serta konsekuensi hukum secara utuh, dan membentuk karakter prajurit dan tenaga pendidik yang disiplin dan taat hukum untuk menciptakan lingkungan organisasi yang profesional dan berintegritas tinggi.

Sasaran dari dilaksanakannya Workshop ini adalah terwujudnya pemahaman hukum yang aplikatif sehingga peserta mampu mengimplementasikan dalam pengambilan keputusan sehari-hari; meningkatnya kesadaran terhadap konsekuensi pelanggaran, baik administratif, disiplin, hingga pidana militer; terbentuknya budaya disiplin dan kepatuhan hukum; meningkatnya kemampuan analisis kasus hukum sebagai pembelajaran preventif; serta terbangunnya peran dosen sebagai agen edukasi hukum yang mentransformasikan nilai-nilai hukum kepada Taruna secara berkelanjutan.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran hukum yang kuat di lingkungan AAL, sehingga setiap prajurit dan tenaga pendidik mampu menjadi teladan dalam disiplin, integritas, serta kepatuhan terhadap hukum demi menjaga kehormatan institusi dan mendukung profesionalisme TNI.

Posting Komentar

0 Komentar